Susunan direktori pada Linux

Tuesday, January 13, 2009 | | 0 comments

Linux memiliki struktur sistem yang berbeda dengan sistem operasi yang umumnya dipakai dan dikenal di Indonesia sekarang, yaitu Microsoft Windows. Di Linux, semuanya dianggap sebagai file, mulai dari hardware, partisi, file, direktori, device dan sebagainya. Susunan direktorinya pun berbeda, tidak dikenal adanya drive letter (c:\, d:\, e:\ dan sebagainya), yang dikenal adalah susunan seperti pohon atau tree yang dimulai dari root (/). Untuk setiap distribusi, memiliki perbedaan pada susunan direktori yang dimiliki, akan tetapi secara garis besar, fungsi dari direktori tersebut adalah sebagai berikut:

/ atau dikenal sebagai root, merupakan akar atau induk dari susunan direktori di linux. Disini semua direktori berada

/bin, merupakan direktori yang digunakan untu k menyimpan aplikasi dasar dari linux, misalkan cp, mv dan sebagainya

/boot, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dan file-file yang berhubungan dengan proses booting

/dev, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi device atau hardware dari sistem, seperti harddisk (hda, sda), terminal (tty) dan sebagainya.

/etc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan fil e konfigurasi dari sistem, misalkan konfigurasi service, penjadwalan dan sebagainya

/home, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi user dan data pribadi user

/lib, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan library dasar dari sistem

/media, /mnt, merupakan direktori yang digunakan untuk proses mounting dari media atau file sharing di jaringan

/opt, merupakan direktori yang digunakna untuk menyimpan aplikasi tambahan diluar aplikasi bawaan dari distro

/proc, merupakan direktori yang digunakan untuk menyimpan informasi proses sistem dan kernal dari sistem operasi

/root, merupakan direktori home dari user root

/sbin, merupakan direktori untuk menyimpan aplikasi dasar dari linux yang sifatnya hanya dijalankan oleh sistem atau super user (root), misalkan iptables

/usr, merupakan direktori untuk menyimpan apilkasi yang diinstall untuk keperluan user, misalkan OpenOffice, Kate dan sebagainya

/var, merupakan direktori untuk menyimpan informasi pencatatan log sistem, web server dan sebagainya

/tmp, Berisi file-file sementara (temporer)
READ MORE - Susunan direktori pada Linux

Pengertian Kernel

| | 0 comments

Kernel adalah sebuah aplikasi dari sistem operasi yang tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer. hal tersebut disebabkan karena akses terhadap perangkat keras yang sangat terbatas sedangkan ada aplikasi yang musti dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka disitulah letak tugas kernel mengatur kapan dan berapa lama suatu program atau aplikasi dapat menggunakan suatu perangkat keras tersebut.

Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.

Ada 4 kategori kernel:

* Monolithic kernel. Kernel yang menyediakan abstraksi perangkat keras yang kaya dan tangguh.
* Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi perangkat keras sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.
* Hybrid (modifikasi dari microkernel). Kernel yang mirip microkernel, tetapi ia juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel agar ia menjadi lebih cepat
* Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan library yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke perangkat keras secara langsung atau hampir-hampir langsung.

pada sistem operasi windows kernel dijalankan oleh file kernel32.dll, sedangkan untuk sistem operasi linux kernel yang berjalan anda dapat temukan di linux kernel
READ MORE - Pengertian Kernel

lupa password root dan user pada linux suse

Saturday, December 6, 2008 | | 0 comments

Berikut ini akan saya sampaikan cara mengatasi apabila kita lupa password root pada Linux SUSE 11.0

  1. Restart Linux anda
  2. Pada tampilan menu Grub, tahan menu tersebut, dengan menekan sembarang tombol pada keyboard anda, tombol tanda panah adalah pilihan yang bagus
  3. Pilih menu os linux anda, sebagai contoh: "openSUSE 11.0 GNU/Linux, kernel 2.6.18-5-686″ lalu tekan tombol “e” pada keyboard
  4. Lalu pilih baris yang dimulai dari kata-kata “kernel”, sebagai contoh baris : “kernel /boot/vmlinuz-2.6.18-5-686 root=/dev/sdb1 ro” , lalu tekan “e” kembali
  5. Arahkan kursor ke baris paling akhir, dan tambahkan angka 1 atau tambahkan kata single lalu tekan tombol enter
  6. Pilih kembali baris yang dimulai dengan kata-kata kernel tadi, lalu tekan tombol “b”, maka anda akan dibawa ke modus single user, dan berstatus “root”
  7. Lalu ketik passwd pada shell untuk mengganti password root.

JIKA LUPA PASSWORD USER

Jika lupa password user kalo lupa password user di suse coba pake live cd apa aja yang penting bisa untuk mount partisi masuk sebagai root pada live cd yang anda gunakan root (#). Jangan lupa karena root yang bisa melakukan perubahan setelah dimount, masuk ke folder tempat partisi tersebut di mount. Buka file yang ada di /etc/psswd/kalau ada file yang isi dan nama user didalam file

contoh : root:asdoi98777:x:sh  hilangkan tanda x nya saja sesuai dengan nama user yang anda lupa passwordnya setelah itu save kalau berhasil , kemudian ketikan passwdnya

contoh: #passwd pasword_baru berarti password masuk kedalam memory computer dan masuk kepartisi yang di mount tadi.setelah itu restart computer,, masuk ke os suse nya.contoh : login : rootpassword: {masukan pasword yang anda ubah tadi1}misal asdoi98777

Jika berhasil buka kembali file /etc/psswd/ yang telah anda edit itu, tambahkan atribut x kembali agar passwordnya aktif kembali. Selesai password baru yang anda buat siap digunakan pada os linux suse.

READ MORE - lupa password root dan user pada linux suse

Perintah-perintah dasar pada Linux

Monday, December 1, 2008 | | 0 comments

1. useradd (nama user)
untuk membuat user baru
2. userdel (nama user)
untuk menghapus user
3. groupadd (nama grup)
untuk menambah group baru
4. groupdel (nama grup)
untuk menghapus group
5. mkdir (nama directory)
untuk membuat directory baru
6. rm –rf
untuk menghapus directory beserta subdirektori yang ada
7. mkdir –p
untuk membuat direktori baru beserta subdirektori-subdirektori yang ada didalamnya
8. cat
untuk membuka file
9. touch
untuk membuat file baru
10. vi
mengedit file
11. mv (nama file lama) (nama file baru)
Untuk mengganti nama file
12. mv (nama file) (directory yang dituju)
Memindah file ke lokasi yang lain, sama seperti perintah cut pada windows
13. cp (nama file) (direktori yang dituju)
Untuk mengcopy file
14. vi (nama file baru)
Untuk membuat file baru kemudian mengeditnya)
15. ls
Untuk melihat isi direktori, seperti perintah dir pada MS-DOS
16. clear
Untuk membersihkan layer
17. su
Untuk menjadikan kita sebagai root, dengan syarat kita harus mengetahui passwordnya


READ MORE - Perintah-perintah dasar pada Linux

Menginstal Linux Open Suse 11

Saturday, November 15, 2008 | | 0 comments

Berikut ini akan saya sampaikan cara menginstal Linux Open Suse 11.0 di atas Windows XP, Berikut langkah-langkahnya:

  • Nyalakan Komputer
  • Masukkan CD Open Suse 11.0, kemudian restartlah computer anda
  • Kemudian masuklah ke menu bios, biasanya dengan cara menekan tombol “del” atau “F2”, tergantung jenis BIOSnya
  • Kemudian gantilah pengaturan “first boot device”, pilihlah ‘DVD-ROM’
  • Kemudian pilih “save & exit” tekan enter
  • Setelah boot dari CD, pilih menu Instalasi. Tekan enter
  • Tunggu sampai proses selesai
  • Setelah itu akan tampil jendela Welcome Open Suse 11
  • Pilih bahasa yang anda inginkan dan layout keyboard yang diinginkan (saya memilih Bahasa Indonesia)

  • Klik I agree kemudian klik next
  • Kemudian muncul mode instalasi. Pilih instalasi baru, klik next

  • Kemudian muncul Zona & Waktu, Pilih sesuai yang anda inginkan, klik next

  • Kemudian muncul Desktop Selection, pilih sesuai keinginan, klik next (saya memilih GNOME)

  • Klik edit partition setup

  • Pilih device type extended, klik next
  • Next lagi
  • Isi user fullname, user name, dan password
  • Tunggu sampai proses selesai
  • Klik install, install lagi

  • Tunggu sampai proses selesai

  • Linux dapat digunakan




READ MORE - Menginstal Linux Open Suse 11

Silahkan masukkan link anda di sini,, dan jangan lupa pasang link balik